(Mudzakarah Persiapan Ijtima')
Oleh
Pak Salim
Assalamu'alaikum wr.wb.
Yang dikehehdaki itu setiap lima waktu ada program
Idealnya 5 jam 5 jam (Semampunya)
Setiap masjid ada shift-shift untuk mempersiapkan ijtima'
Programnya itu seperti usul-usul da'wah yang diperbanyak,
-Da'wah illallah
-Ta'lim Wa Ta'alum
-Dzikir & Ibadah
-Khidmat (yang paling mudah)
Hati itu harus bersih
Amalan yang terbaik yang dilakukan di masjid adalah DTI
(Da'wah, Ta'lim, Isti'bal) dilakukan 5x (kalau tak bisa, ya, semampunya)
Seperti pembagian pada saat Idul Adha,
ada sahabat yang menyembelih, yang memasak, yang memotong
kambing,
Nabi SAW yang mencari kayu bakar (bukan suatu yang mudah
mencari kayu bakar di padang pasir)
Setiap masjid harus ada termos, kopi, jahe panas,
(itu pas sekali dengan suasana yang dingin yang seperti ini)
beserta teman-temannya seperti jajanan, gorengan, kripik, dll.
Hal tersebut harus ditakazhahkan, siapa yang tugas
mempersiapkan termos panas beserta temannya itu,
misalnya bapak "A" jam 2, dilanjut bapak
"B" jam 10
kalau ada termos kopi jahe panas, orang-orang akan
berdatangan
Di Srilanka saja, terdapat lebih dari 300.000 ibu-ibu puasa
semua untuk menghadapi ijtima'
Jadi, rizal dan masturot ikut pikir untuk menghadapi ijtima'
Di Jakarta merupakan kota yang sibuk,
New York lebih sibuk lagi,
Namun, lebih sibuk lagi itu Pakistan (sepertinya Karachi),
di sana, setiap hari mengadakan ijtima'
terdapat lahan sekitar 1 km persegi
kemudian, pengeluaran perharinya mencapai 700 ton (sepertinya)
gandum, 70.000 liter susu
yang khidmat itu 1600 orang
jadi, setiap hari itu sebelum mulai, mereka semua membaca
Al-Qur'an terlebih dahulu
Seminggu harus khatam
Setelah khatam, mereka membaca doa khatam Al-Qur'an
sambil meletakkan air di depan majma', kemudian ditiupkan
air tersebut diberikan ke pupuk, pupuk tersebut disebar ke
lahan yang 1 km persegi itu, masing-masing 1 m persegi
barokahnya adalah gandum tersebut walaupun diambil secara
terus-menerus, maka tak akan habis
Kemudian, yang dikehendaki, ahli mahallah mengelilingi
kampung
setiap isya mengelilingi kampung sambil baca ayat kursi
sebagai barokah
tujuan ayat kursi tersebut adalah untuk menjaga iman ahli
kampung
yang paling baik itu tengah malam sambil hiroshah
hal tersebut bertujuan untuk menyiapkan ahli masjid
program mahalah 24 jam ini ditujukan untuk seluruh dunia
yang mampu, yang bisa, dibuat
mahallahnya disempurnakan
rumahnya juga disempurnakan 5 amal
sehingga 24 jam hidup, untuk menyiapkan jamaah yang disebar
ke 270 negara di dunia
setiap negara hampir ada jamaah Indonesia
Yang belum pernah IPB, IPB-kan
kalau di tempat sendiri, kirimkan jamaah jalan kaki 4 bulan
atau 40 hari,
barang yang berat masukkan ke dalam mobil
orangnya tetap jalan kaki, jalannya dua-dua
masturot juga harus dilatih, disiapkan untuk menjadi
da'i-da'iah
Apabila 5 amal rumah dilakukan, maka semua masturot yang
datang ke rumah kita, masalah mereka akan terselesaikan ketika keluar rumah
berimanlah seperti imannya para sahabat
semua sahabat buat amal da'wah
jadinya berkah
maksud dari berkah adalah kebaikan terus menerus bertambah
sampai tak bisa dikira oleh umat manusia
tanggal 27,28,29, Desember itu ijtima'
maka dari itu, dari sekarang harus sudah dicanangkan untuk
menghadapi ijtima'
pikirnya satu, pikirnya orang yang beriman
seperti sahabat
sahabat muhajirin itu kebanyakan pedagang
sahabat anshar itu kebanyakan petani
namun, mereka tidak terkesan dengan perdagangan dan
pertanian mereka
jadi, bagaimana hidup di dunia tetapi tidak terkesan dunia
caranya itu diatur dengan hidup taqwa dan hidup fatwa
hidup taqwa itu artinya hidup sederhana, seperti Abu Bakar
Ash-Shidiq dan Umar Bin Khattab
hidup fatwa itu adalah yang dibolehkan dalam islam
terdapat 4 prioritas penggunaan harta,
1. Da'wah (misalnya adalah merawat islam dan menjaga islam)
2. Ibadah (misalnya adalah salat, puasa, haji, dan zakat)
3. Akhlaq (misalnya adalah sedekah dan infaq)
4. Keperluan hidup (misalanya adalah pernikahan dan makan)
Itulah kehidupan para sahabat
sahabat itu
-orang yang hidupnya ikut cara nabi
-orang yang pernah syu'bah sama Nabi
-orang yang pernah salah, tapi salahnya diampuni oleh Allah
SWT
sahabat itu merupakan contoh bagi umat akhir zaman
sahabat itu
-sebagaimana bintang di langit, apabila kamu mengikuti satu
saja, maka selamatlah kamu
-orang yang diunggulkan
iman umat ini dijaga oleh Allah SWT
Setiap hari Hadroji Maulana Saad Al-Hafidzallah (Semoga
Allah SWT melindunginya) membaca Hayatush Shahabah
Pak Salim melihatnya pada saat syu'bah dengan beliau di
kamarnya yang atas di waktu sebelum Dzuhur sekitar 1 jam
Pak Salim bercerita mengenai kisah sahabat yang bernama Auf
bin Malik
Suatu ketika, anak lelakinya ditawan oleh musuh
kemudian, Auf bin Malik r.a. ini melapor kepada Baginda SAW
kemudian Baginda SAW bersabda (kurang lebih)
"kamu hendaklah bertawajjuh kepada Allah SWT, bertaqwa,
minta dan berharap hanya kepada Allah SWT, kemudian, setiap pagi dan sore hari
hendaknya kamu membaca "Laa Hawla Wala Quwwata illa Billaah"
sebanyak-banyaknya"
Kemudian, sahabat tersebut memberitahu kepada istrinya,
setelah itu, sahabat beserta istrinya melakukan apa yang
dikatakan oleh Baginda SAW
Tiba-tiba, tali yang mengikat tangan anak lelakinya sahabat
itu lepas atas qudratnya Allah SWT
kemudian, anak lelaki itu lari dan kabur sambil menunggangi
unta
Dengan qudratnya Allah SWT, seluruh unta dan kambing musuh
itu kabur semua
Jumlahnya 2000 ekor, namun sebagian riwayat 4000 ekor
Pak Salim membacakan firman Allah SWT atau sabda Nabi SAW
yang artinya
"Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, maka akan
dilepaskan dari musuh dan masalahnya akan diselesaikan"
Pertolongan Allah SWT itu ada dari dulu, sekarang, hingga datang hari
kiamat
Inilah teknologi yang paling mutakhir, teknologi ghoibiah
akhir zaman banyak fitnah, maka dari itu, kita harus membaca
"Laa Haw la wa la quwwata illa billah" sebanyak-banyaknya untuk menjaga iman
itulah untuk menjaga ijtima'
Huwallahu a'lam bishshawaf
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Doa Kifaratul Majelis






0 komentar:
Posting Komentar