APAPUN ADA DI SINI

ABIEEZZZ TDUWWRRR QOUWWHH TYYUUUZZSSHH MNNDDDIIIEEEHH TDAKQ YUPA MNGGOZZSSSOOKKQQ GIEYGIEYH

SALJU

DAUN

kursor

RSS
Home » Literature Review I

Literature Review I



An Experimental Agenda for Securitization Theory
Stepahane J. Baele dan Catarina P. Thomson

Hasil penelitian ini berbentuk esai analitis. Pengarang mengawalinya dengan abstrak. Kemudian, pengarang menjelaskan terkait pendahuluan yang diberi judul Penggolongan metode penelitian sekuritisasi dengan eksperimen. Isinya adalah sedikit penjelasan mengenai teori sekuritisasi menurut para ahli. Terlebih lagi,pengarang mengatakan bahwa tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi agar metodenya dapat berkontribusi dalam mengembangkan teori sekuritisasi. Terdapat dua langkah dalam teori ini. Langkah pertama adalah cara eksperimen ini dapat memperkaya teori sekuritisasi. Langkah selanjutnya adalah tipe desain yang dapat mengidentifikasi kondisi sekuritisasi gagal atau berhasil.
Kemudian, pengarang menjelaskan sub-bab berikutnya. Pengarang memberi judul teori sekuritisasi dan eksperimen: menguatkan dan menyamaratakan hubungan sebab-akibat, menurunkan bias. Dalam judul tersebut, pengarang mengungkapkan bahwa metode eksperimen telah berpengalaman dalam pertumbuhan dalam ilmu politik. Kemudian, eksperimen disosiasikan dengan pendekatan kuantitatif. Hal tersebut tidak didukung oleh para sarjana sekuritisasi dan studi keamanan kritis pada umum. Setelah itu, pengarang juga menjelaskan bahwa eksperimen menawarkan suatu keuntungan yang dapat berkontribusi dalam teori sekuritisasi. Namun, hal tersebut bukan berarti bahwa eksperimen kebal terhadap bias.
Setelah itu, pengarang membuat sub-bab baru lagi yang berjudul kontribusi eksperimen dalam teori sekuritisasi: kapan dan bagaimana sekuritisasi itu sukses atau gagal?. Pengarang beragumentasi bahwa eksperimen seharusnya dapat dilihat sebagai alat yang penting dalam usaha untuk menjawab pertanyaan dalam penelitian sekuritisasi. Teori sekuritisasi menyebutkan kondisi yang menyebutkan sukses atau gagalnya pidato. Kemudian, Pengarang memisahkan pertanyaan tersebut ke dalam tiga sub-kommponen, yaitu "acts" (gerakan sekuritisasi itu sendiri), "agents" (interaksi antara " dan "context" (proses di dalamnya). Desain eksperimen merupakan alat yang berguna untuk membandingkan efek-efek perbedaan tipe-tipe dukungan sekuritisasi. Adapun keuntungan utama dalam desain ini adalah menghindarkan responden yang terlalu peka pada faktor-faktor eksperimen. Secara ringkasnya, standar desain eksperimen tetap dalam prinsip bahwa pesan sekuritisasi yang sama dapat direalisasikan ke dalam beberapa bentuk melalui beberapa tipe dukungan, terkadang kombinasi, dan akan menaksir efek masing-masing bentuk atau kombinasi-kombinasi yang memungkinkan. Laboratorium juga menyediakan kesempatan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang menggunakan aturan yang luas dalam penekanan-penekanan yang bervariasi dan dependen. Mengeksplorasi variasi efek dalam gaya komunikasi dengan suatu tipe tunggal dalam dukungan sekuritisasi juga berguna untuk mengira efek faktor tersebut.
Di sisi lain, eksperimen mungkin membuktikan suatu alat berguna melalui studi variasi dalam gaya komunikasi dengan suatu tipe tunggal dari dukungan komunikasi sekuritisasi. Hal tersebut akan dapat mengira terkait pengaruh kata-kata sekuritisasi spesifik. Kemudian, eksperimen juga dapat membantu mengindentifikasi teori sekuritisasi, peta, dan mengira kekuatan variabel yang terpadu dengan aktor yang didalamnya pada gerakan sekuritisasi. Hal tersebut biasanya diartikan sebagai "securitizing actor" dan audien di sisi lain.
Pengarang mengungkapkan bahwa karakteristik "securitizing actor" penting dalam sukses atau gagalnya gerakan sekuritisasi.
Keuntungan lain dari metode eksperimen adalah membolehkan untuk mengevaluasi ketika kombinasinya tidak sesuai. Tidak hanya itu, eksperimen juga berguna dalam mengevaluasi peran audien. Kemudian, eksperimen juga dapat memaparkan suatu kesempatan yang unik untuk mengidentifikasi bentuk interaksi antara "securitizing actor" yang spesifik dan sebagian audien. Secara bertentangan, eksperimen sering kali dipaparkan sebagai suatu metode sempurna untuk mengahasilkan temuan yang tidak dipengaruhi oleh konteks.
Pengarang beragumentasi bahwa eksperimen dapat menolong lebih jauh dalam mengartikan dan mengira peran dalam konteks sekuritisasi.

Kemudian, pengarang menyimpulkan penelitiannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar