APAPUN ADA DI SINI

ABIEEZZZ TDUWWRRR QOUWWHH TYYUUUZZSSHH MNNDDDIIIEEEHH TDAKQ YUPA MNGGOZZSSSOOKKQQ GIEYGIEYH

SALJU

DAUN

kursor

RSS
Home » Mudzakarah Maghrib

Mudzakarah Maghrib

Mudzakarah Maghrib
oleh Pak Salim

Assalamu'alaikum wr.wb.

Allah SWT berfirman,"Hai orang-orang yang beriman, berimanlah"
maksud "orang yang beriman" adalah orang yang melihat makhluk, yang diingat Allah SWT
misalnya,
apabila melihat istri, yang diingat Allah SWT
apabila melihat pasar, yang diingat Allah SWT
apabila melihat perdagangan, yang diingat Allah SWT
maka orang yang beriman, imannya selalu meningkat

kemudian, berimanlah seperti imannya manusia
maksud dari "manusia" di sini adalah para sahabat

usaha ini (da'wah) untuk dekat kepada Allah SWT seperti para sahabat

Pak Salim membacakan ayat terkait "para sahabat anshar dan muhajirin diberi gelar r.a."

Kaum Muhajirin itu kebanyakan pedagang
Kaum Anshar itu kebanyakan petani
Mereka semua sibuk dengan dunia tapi tidak terkesan dengan dunia

inilah yang ditakazhahkan ke seluruh dunia (maksudnya adalah ijtima')
Maksud dari "ijtima'" adalah pertemuan umat islam

Pak Salim membacakan firman Allah SWT yang artinya,"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah bersama dengan orang-orang Shidiq"

Di bulan Desember tanggal 27,28,29 sudah ditentukan ijtima'
maka dari itu, terdapat takazhah untuk menghadapi ijtima' tersebut

Takazhah masjid 24 jam

terdapat suatu momen di Mekkah atau dan Madinah
mereka selalu mengumandangkan azan pada saat sepertiga malam
Apabila ditelaah,
hal tersebut merupakan suatu tanda shift (yang di masjid waktunya pulang dan sebaliknya)
itulah amalan sahabat

amalan 24 jam, shift bergantian

hal tersebut merupakan tarbiyah da'wah dengan tertib kenabian
maksuda dari "tertib kenabian" adalah mendatangi manusia
maksud dari "mendatangi manusia" adalah seperti yang sering disampaikan pada saat bayan hidayah, yakni, 5 jaula

target ijtima' adalah laki-laki baligh ke masjid semua
hal tersebut harus direnacanakan, seperti yang sebelah utara itu minggu depan
sebelah selatan itu minggu berikutnya, dll.

maksud dari mendatangi manusia adalah supaya salat ke masjid
paling tidak 1 kali ke masjid (itu sudah termasuk laki-laki baligh ke masjid)
namun, yang dikehendaki itu salat 5 waktu di masjid

jadwal Desember itu untuk Indonesia

usahakan masjid 24 jam agar iman seperti imannya para sahabat (kemudian Pak Salim membacakan firman Allah SWT yang "r.a.")
coba sekarang buka hp, catatan, apa yang ditulis pada musyawarah Indonesia di Nizhamudin
Hadroji Maulana Saad (Semoga Allah SWT menjaganya) telah mengulang 4 kali

maka dari itu, setiap hari baca hayatush shahabah
kalau tidak dilakukan, apa yang mau kita bicarakan
Maulana Saad itu sebelum Dzuhur dalam waktu 1 jam,

sahabat itu sebagaimana bintang di langit, apabila kita ikuti satu saja, maka kita akan selamat,

apabila, seseorang mengikuti suatu kaum, maka akan dibangkitkan bersama dengan kaum tersebut

di hari kiamat nanti, orang-orang dikumpulkan bersama dengan orang-orang yang saling mencintai,

kalau da'wah dijalankan,  maka Allah SWT akan jaga 11 keturunan kita

takazhah selanjutnya adalah setiap masjid keluarkan jamaah 4 bulan negara jauh,
malah sekarang itu sudah ada yang 5 bulan, seperti India dan Pakistan
mungkin, beberapa saat lagi akan beralih ke 7 bulan

ini maksudnya seperti para sahabat
supaya tidak terkesan dengan dunia

orang yang bisa mengakomodir seluruh umat adalah orang-orang Quraisy,
orang-orang di Nizhamudin sana merupakan orang-orang Quraisy

Pak Salim menceritakan suatu kisah sahabat
namanya adalah Abdullah bin Zubair (berarti Abdullah anaknya Zubair r.a.)
ayahnya (Zubair r.a.) mewasiatkan kepada anaknya, bahwa apabila ayahnya meninggal dan meninggal dunia, maka tawajjuh kepada Allah SWT, kemudian bertawasullah memakai nama ayahnya (Zubair r.a.),

maka, Zubair r.a. pun meninggal dunia dan meninggalkan banyak hutang (otomatis hutang tersebut dibebankan kepada anaknya (Abdullah bin Zubair))
Kemudian, Abdullah bin Zubairpun ingat dan melaksanakan wasiat dari ayahnya,
di setiap doa Abdullah bin Zubair , beliau berkata,"Ya Allah, ya Tuhan Zubair,..."
maka, atas qudrat Allah SWT, usaha Zubair menjadi bagus dan dapat melunasi segala hutangnya,

maka dari itu, penting kita untuk berdoa dengan bertawashul kepada orang-orang saleh (313 ahli badar),
apabila bertawashul dengan cara itu, Insya Allah, doa akan dikabulkan, diterima oleh Allah SWT,
hal tersebut mendatangkan pertolongan dan nusrah Allah SWT,

Da'wah itu mencontoh para sahabat

seperti layaknya di perkuliahan, setiap materi ada text booknya,
da'wah itu text booknya adalah hayatush shahabah

sarana tarbiyahnya itu amalan 24 jam, seperti sahabat,
hal tersebut untuk menghadapi ijtima'

ini yang dibilang langsung oleh Maulana Saad
ini sudah berjalan 10 bulan
seperti layaknya kecepatan diperjalanan, kalau di tol itu ada yang maksimal 100 km/jam, 60 km/jam, dll.
yah, da'wah ini semakin lama semakin cepat,
yah, harus ditaaati

kemudian, yang dikehendaki itu, ada orang yang siap takazhah setiap saat,
paling kurang 1 minggu itu 1 hari (1 hari itu full untuk takazhah da'wah)
takazhah da'wah itu ada 3,
1. nganter jamaah
2. nusroh jamaah
3. usuli jamaah

inilah prakteknya,

doa itu senjatanya orang-orang yang beriman,
karena, doanya ma'bul
pertolongan Allah SWT itu bukan hanya zaman dulu saja, namun, sekarang, hingga hari kiamat kelak nanti,
inilah teknologi high tech, yang paling mutakhir, teknologi gaib

Baca surat Asy-Syu'ro ayat 19,
80 kali setiap hari

contohlah para sahabat,
sahabat itu,
-mati dalam keadaan iman
-pernah salah dan salahnya dimaafkan oleh Allah SWT
-merupakan suri tauladan bagi umat akhir zaman

maka dari itu, takazhah setiap saat, yakni, minim 1 hari untuk 1 minggu, untuk nganter jamaah, nusroh jamaah, usuli jamaah,

seperti layaknya tukang becak, suatu ketika dia mengantar penumpangnya ke hotel, kemudian pada saat ingin membayarnya, tukang becak tersebut menolaknya dan mengatakan bahwa pada hari itu, semua orang yang diantar, gratis
orang yang seperti itu, layak untuk mendapat air minum dari telaga kautsar langsung dari tangan Rasulullah SAW

kemudian, di Amerika sana,
terdapat taxi driver, sama juga, setelah mengantar penumpangnya, dia menolaknya dengan alasan bahwa satu hari dalam satu minggu itu gratis
ternyata, taxi drivernya it jenggotan
masya Allah

hal tersebut supaya diperhatikan untuk menghadapi ijtima'

urusa dunia tidak dilarang, namun urusan da'wah ini hanya disempatkan untuk "on call" (maksudnya takazhah setiap saat)

takazhah selanjutnya itu adalah diusahakan kalau abis pulang kerja, lagnsung ke masjid
seperti di Pakistan, abis dari musyawarah pagi, mereka langsung ke perdagangannya, ke toko-toko mereka

untuk menghadapi ijtima' itu mahalah 24 jam
yang paling mudah itu bawa termos panas, kopi, jahe, bersama teman-temannya
ditakazhahkan jam jamnya
ditakazhahkan di mahalah, mesjid masing-masing,

Huwallahu a'lam bishshawaf

Wassalamu'alaikum wr.wb.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar