Isolasi
dalam bidang sains secara umum pemisahan senyawa atau komponen yang bercampur
dimana tujuannya untuk memperoleh senyawa atau komponen tunggal secara murni.
Isolasi enzim sendiri memiliki pengertian yaitu proses pengambilan enzim dari
suatu sel secara kimiawi ataupun mekanik dengan cara menghancurkan dinding sel
[20]. Isolasi enzim dapat dilakukan secara intraseluler maupun ekstraseluler,
namun isolasi enzim intraseluler pengerjaannya lebih sulit daripada
ekstraseluler. Isolasi enzim intraseluler harus memecah dinding sel terlebih
dahulu, sedangkan isolasi enzim ekstraseluler hanya menempatkan mikroorganisme
penghasil enzim pada media cair yang kemudian dipisahkan dengan metode
sentrifugasi atau filtrasi [11].
Tahap awal sebelum isolasi enzim
dari suatu mikroorganisme adalah pembuatan inokulum hingga pertengahan fase log
dan dilanjutkan dengan produksi enzim hingga fase awal stasioner. Isolasi bisa
dilakukan setelah enzim diproduksi pada fase eksponensial dimana pada fase ini
pertumbuhan biomassa sesuai dengan pertumbuhan fase log [21]. Pada isolasi
enzim ektraseluler proses pemisahan bisa dilakukan dengan metode sentrifugasi,
filtrasi, ekstraksi, presipitasi, koagulasi, kromatografi dan filtrasi. Metode
yang paling sering digunakan adalah metode setrifugasi. Sentrifugasi merupakan
metode pemisahan enzim dari sisa sel yang telah hancur sehingga ekstrak enzim
kasar dapat diperoleh. Sentrifugasi dilakukan pada temperatur rendah dan
dilakukan penambahan larutan buffer yang bertujuan agar pH enzim tetap stabil
[22].






0 komentar:
Posting Komentar