APAPUN ADA DI SINI

ABIEEZZZ TDUWWRRR QOUWWHH TYYUUUZZSSHH MNNDDDIIIEEEHH TDAKQ YUPA MNGGOZZSSSOOKKQQ GIEYGIEYH

SALJU

DAUN

kursor

RSS
Home » Arti Kemiskinan (Define of Poverty)

Arti Kemiskinan (Define of Poverty)


Kemiskinan

 

Pengertian kemiskinan memiliki banyak pengertian. Itu semua tergantung kepada perspektif penulis. Namun, pengertian kemiskinan pada tulisan ini terbagi ke dalam sebelas bagian. Bagian-bagian tersebut adalah sebagai berikut

 

a. Kebutuhan

Maksud dari kebutuhan adalah kemiskinan dapat diartikan sebagai kurangnya  barang-barang material dan jasa, seperti makanan, pakaian, ataupun bahan bakar. Barang-barang tersebut dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup seseorang dan berfungsi dalam masyarakat.

 

b. Standar hidup

Konsep kebutuhan dalam kemiskinan sering dihubungkan dengan standar hidup seseorang. Standar yang digunakanpun belum seluruhnya tepat sasaran. Contohnya adalah standar kemiskinan WHO. WHO mengatakan bahwa orang yang berpenghasilan kurang dari satu dollar perhari itu disebut orang miskin.

 

c. Sumber daya yang terbatas

Maksud kemiskinan dalam istilah Sumber daya yang terbatas adalah orang yang memililiki keterbatasan dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar. Maka apabila seseorang mendefinisikan kemiskinan dalam hal sumber daya yang terbatas, maka orang yang terkena disabilitas dapat dikatakan sebagai orang "miskin"

 

d. Kurangnya keamanan dasar

Suatu manusia dikatakan miskin, apabila manusia tersebut tidak memikul tanggung jawab untuk dirinya sendiri atau keluarganya. Tidak hanya itu, maksud kemiskinan dalam konteks kurangnya keamanan dasar adalah kurang atau tidak adanya kenikmatan dalam menikmati hak-hak dasar yang dia punya.

 

e. kurangnya jatah hidup

Kemiskinan dalam istilah "Kurangnya jatah hidup" dapat dikatakan apabila seseorang tidak diberikan hak-hak dasarnya. Apabila mengambil istilah "Kurangnya jatah hidup", secara umum, orang akan mengatakan bahwa orang tersebut miskin. Namun, tidak semua orang yang hak-haknya diambil itu merupakan orang miskin

 

f. Banyaknya hak-hak yang dicabut

Pengertian kemiskinan dalam hal banyaknya hak-hak yang dicabut merujuk kepada orang yang menderita dari suatu tatanan dalam periode tertentu. Dalam hal ini juga, kemiskinan tidak dapat dibatasi oleh satu aspek, contohnya adalah pendapatan. Namun, aspek yang lain juga berpengaruh, seperti tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan.

 

g. Eksklusi

 

Arti kemiskinan dalam aspek "Eksklusi" adalah sebagai suatu bentuk hubungan sosial dimana orang tersebut terekslusi darai partisipasi dalam pola umum dalam kehidupan sosial

 

h. Ketidaksetaraan

Maksud dari kemiskinan dalam hal "Ketidaksetaraan" adalah konsidi dimana seseorang dirugikan dengan perbandingan dengan yang lain dalam suatu masyarakat. Contohnya adalah masyarakat Indonesia dengan masyarakat Somalia. Perbandingan tersebut sangatlah kontras dimana orang-orang awam melihat masyarakat  Somalia merupakan masyarakat miskin.

 

i. Kelas

Kemiskinan dalam hal "kelas" dapat diartikan sebagai suatu grup yang dapat diidentifikasi oleh posisi ekonominya dalam suatu tatanan masyarakat.

 

j. Ketergantungan

Kemiskinan dalam hal "Ketergantungan" adalah suatu kondisi dimana seseorang menerima manfaat dari orang lain yang dia sendiri memaknai dirinya sendiri sebagai orang yang kurang bermakna.

 

k. Tidak diterimanya penderitaan

Kemiskinan dalam hal "Tidak diterimanya penderitaan" berisi suatu perampasan dan keadaan material seseorang yang dianggap tidak bisa diterima secara moral.

 

 


Daftar Pustaka



Spicker, P. (1969). Definition of Poverty: Eleven Clusters of Meaning. Sturt Road, Adelaide, Australia Selatan, Australia: Commowealth of Australia.

 


 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar